Pilih Laman

Sebuah kajian yang diselenggarakan oleh Global Perrin/Perrin’s Global Workforce Study (2003) yang mencoba menjelaskan arti employee engagement sebagai kesediaan karyawan, keterlibatan tim dan kemampuannya untuk berkontribusi dalam kesuksesan perusahaan secara terus menerus. Sehingga perusahaan pun memiliki daya saing sebagai Good Company

Produktivitas Karyawan

Rasa keterikatan terhadap organisasi ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor emosional dan rasional berkaitan dengan pekerjaan dan pengalaman kerja secara keseluruhan.

Employee engagement akan mempengaruhi apakah karyawan itu enjoy atau tidak saat bekerja. Dan ini berdampak pada kinerja atau produktivitas yang dihasilkan karyawan tersebut pada perushaan.

Amatlah rugi bagi seorang karyawan yang memaksakan diri untuk bertahan tapi sebenarnya dia tidak terlibat atau tidak menyatu dengan perusahaan tersebut. Karyawan itu akan menghabiskan banyak waktu di tempat kerja namun tidak bahagia saat bekerja. Apalagi waktu di tempat kerja adalah waktu yang produktif, sangat disayangkan apabila kita tidak menikmati pekerjaan.

Tingkat engagement karyawan ini bisa kita setting sedemikian rupa salah satunya dengan menciptakan budaya bicara yang berkualitas.

Bila Anda seorang leader, owner atau manager di perusahaan itu, Anda bisa menciptakan tingkat engagement agar waktu yang karyawana Anda habiskan di tempat kerja lebih banyak yang membahagiakan dibandingkan dengan bekerja secara terpaksa, hanya menuntaskan kewajibannya saja.

Beberapa tips berikut bisa Anda coba.

Pertama, tentukan berbagai kelebihan yang dimiliki perusahaan Anda bekerja. Kemudian tanamkan kepada karyawan tersebut bahwa kelebihan ini akan membuatnya makin bertumbuh dan menjadi expert saat dia bekerja.
Bangun visi perusahaan yang sifatnya bukanlah transaksional tapi lebih pada mentransformasikan karyawan untuk lebih baik dan unggul. Kelebihan ini bisa karena Visi perusahaan yang memiliki alasan emosional ataupun spiritual yang berdampak pada lingkungan misalnya

Ada banyak menemukan hal-hal yang sejalan dengan value, kebiasaan, passion dan hal-hal yang Anda perjuangkan. Semakin banyak kelebihan yang Anda temukan, semakin besar peluang Anda semakin engage di pekerjaan Anda. Peluang Karyawan jadi semakin happy pun juga semakin tinggi.

Apa kelebihan, perusahaan Anda bagi karyawan Anda?

Kedua, ajak mereka menemukan alasan yang kuat mengapa mereka masih bekerja di perusaaan Anda. Boleh jadi, jawaban alasan itu karena faktor yang pertama (Anda menemukan banyak kelebihan perusahaan) atau boleh juga faktor yang lain. Semakin banyak mereka bisa menemukan alasan, semakin enjoy Anda bekerja di tempat tersebut.

Apa alasan yang membuat mereka masih bertahan bekerja di perusahaan Anda?

Ketiga, bangun kenyamanan dan interaksi. Selain tolong menolong dalam hubungan pekerjaan, kita perlu aktif meningkatkan interaksi positif antara sesama karyawan. Bisa dalam bentuk membuat group atau kelompok kesamaan hobi, sharing berbagai hal yang meningkatkan kualitas hidup, gathering antar karyawan, kegiatan bersama yang dilakukan secara berkala.

Dan keempat, upgrade kompetensi-kompetensi softskill dan hardskill karyawan. Dan paling menentukan adalah atsmofir proses pembelajaran dan pelatihan yang harus Anda siapkan terlebih dahulu. Undang konsultan atau lembaga pelatihan untuk mendampingi tim perusahaan Anda.

Akademi Trainer siap support untuk membantu tim dan personal kunci perusahaan Anda, sehingga bisa terciptanya model dan suasana pembelajaran yang bisa menciptakan Employee Engagement lewat kompetensi bicara.

Untuk mendapatkan informasi detailnya silakan hubungi kami, 08121331710 (Azizah) atau 081290320101 (Yola)