Bernegoisasi Ala Steve Jobs

Bernegoisasi Ala Steve Jobs

Bernegoisasi Ala Steve Jobs

BERNEGOISASI ALA STEVE JOBS

Kehidupan ternyata tak terlepas dengan salah satu cara bicara yang meyakinkan orang, yaitu bernegoisasi. Mungkin kita tidak sadar betapa seringnya negosiasi diterapkan dalam kehidupan kita. Jadwal pekerjaan, gaji, harga barang, kerjasama bisnis, dan masih banyak lagi. Semuanya bisa dinegosiasikan. Gagasan yang anda ikuti dan menerima pilihan yang diberikan kepada anda adalah hal yang membatasinya.

Negosiasi adalah dunia yang berbeda pada sebagian besar orang. Kita semua pasti tahu bahwa kita bisa menegosiasikan harga mobil atau rumah, tapi suatu pemikiran bahwa semuanya bisa dinegosiasikan itu masih terasa asing bagi sebagian besar orang.

Jika anda bisa mempertajam keahlian negosiasi, anda akan bisa membuka opsi dan peluang yang mungkin sebelumnya tertutup bagi anda. Ini bisa mengubah hidup anda sepenuhnya.

Sebenarnya kita bisa belajar bagaimana Steve Jobs bernegoisasi yang meyakinkan kliennya. Salah satunya adalah:

Pertama. Kumpulkan Bukti-Bukti Valid.

Saat perundingan berlangsung, seringkali Jobs membawa sekumpulan data, file dan dokumen-dokumen pendukung sebagai bukti bahwa Apple mampu membuat kesepakatan menjadi lebibh baik. Dengan data-data yang kuat inilah, Jobs selalu yakin bahwa ia akan memenangkan deal yang inginkan.

Salah satu keberhasilannya adalah meyakinkan Harper juga mencerminkan berhasilnya teknik negosiasi ini. Saat itu Jobs menggunakan angka-angka yang detail  untuk mendukung pendapatnya guna memenangkan deal yang sesuai keinginannya.

Kedua. Pilihan Terbatas.

Selanjutnya, teknik negosiasi lain yang juga acapkali digunakan Steve Jobs adalah dengan memberikan pilihan terbatas pada lawan mainnya untuk memberikan rasa takut. Strategi dari Jobs ini sangat manjur untuk sebuah negosiasi guna memastikan bahwa opsi yang anda tawarkan adalah pilihan yang paling menarik. Pada kasus negosiasi dengan Murdoch, strategi ini juga yang dilakukan Jobs.

Saat itu Jobs memberikan tiga opsi terbatas yaitu 1. Menerima termin Apple dengan segala manfaat yang ditawarkan atau, 2. Mendistribusikannya melalui #Amazon saja (dengan ancaman bahwa Amazon mungkin akan menyiasati Murdoch), 3. Atau menarik e-books dari kedua store (dan menghadapi pembajakan yang membabi buta).

Ketiga. Cara Bicara yang Meyakinkan.

Jobs paham betul bahwa bicara yang meyakinkan membutuhkan waktu dan berlatih. Bahkan dia memiliki mentor khusus seperti Andy Grove dan Nolan Bushnell.

Keahlian inilah Jobs  berhasil memberi kesan bahwa Harper Collins lah yang  membutuhkan Apple.

Andapun bisa memiliki keahlian bicara yang meyakinkan, bahkan bisa menjadi negoisator ulung seperti Steve Jobs. Alumni Akademi Trainer sudah dikenal dengan kemampuan bicara yang meyakinkan. Mereka pernah berlatih di program Speak To Change dengan ahlinya, kek Jamil Azzaini.

Kini Anda mendapat kesempatan untuk berlatih bicara yang meyakinkan. Dapatkan informasi tentang Speak To Change batch 23, pada tanggal 19-21 Februari 2017. Segera kontak 0812 9032 0101 / 0812 1632 0707 atau dapat infonya di www.AkademiTrainer.com

Asal Anda tahu saja, yang indent untuk pesan seat sudah banyak. Kenapa? Biasanya karena tidak kebagian dari seat sebelumnya.

Leave a comment

Name
E-mail
Website
Comment